Doc Makalah Tentang Imunisasi Pada Bayi Irda Nela Academia Edu

Doc Makalah Tentang Imunisasi Pada Bayi Irda Nela Academia Edu

Makalah imunisasi bcg pada bayi. Tujuan Setelah menyelesaikan makalah dengan judul imunisasi pada bayi maka tujuan yang ingin dicapai adalah. Mampu mengetahui imunisasi jenis imunisasi cara pemberiannya dan komplikasi dari pemberian imunisasi.

Imunisasi ini cukup diberikan satu kali saja. Bila pemberian imunisasi ini berhasil maka setelah beberapa minggu di tempat suntikan akan timbul benjolan kecil.

Karena luka suntikan meninggalkan bekas maka pada bayi perempuan suntikan sebaiknya dilakukan di paha kanan atas. Biasanya setelah suntikan BCG diberikan bayi tidak menderita demam.

BCG merupakan kepanjangan dari Bacillus Calmette-Guérin. Pemberian imunisasi BCG pada bayi di Indonesia umumnya dilakukan pada bayi yang baru lahir dan dianjurkan paling lambat diberikan sebelum bayi berusia 3 bulan.

Bagi bayi yang akan diberikan imunisasi BCG setelah usia 3 bulan harus dilakukan tes tuberkulin terlebih dulu. Imunisasi terdri dari BCG DPT Hepatitis B Polio dan Campak.

SaranAlangkah baiknya apabila kita mengetahi tentang imunisasi dasar lengkap pada bayi. Imunisasi itu sangat penting bagi pertumbuhan pada bayi karena dapat memberikan kekebalan tubuh serta mencegah terjadinya infeksi tertentu.

Bacillus Calmette-GuerinBCG adalah vaksin untuk mencegah penyakit TBC orang bilang flek paru. Meskipun BCG merupakan vaksin yang paling banyak di gunakan di dunia 85 bayi menerima 1 dosis BCG pada tahun 1993 tetapi perkiraan derajat proteksinya sangat bervariasi dan belum ada penanda imunologis terhadap tuberculosis yang dapat dipercaya.

Imunisasi BCG dapat diberikan pada bayi dan anak-anak yaitu bayi baru lahir atau usia bayi kurang dari 2 bulan. Untuk pemberian dosis pada anak dibawah 1 tahun sebanyak 05 ml sedangkan untuk anak diatas 1 tahun sebanyak 01 ml.

Hal ini sudah ditentukan oleh DEPKES RI 201518. Imunisasi BCG dapat diberikan segera setelah lahir hingga sebelum bayi berumur 3 bulan umumnya diberikan pada saat bayi berumur 1 bulan.

Apabila diberikan pada anak berumur lebih dari 3 bulan maka dianjurkan untuk melakukan uji sensitivitas terhadap mikobakteria atau uji tuberculin mantoux test terebih dahulu. Bayi 0 - 9 bulan untuk imunisasi BCG polio DPT HB dan campak.

Anak SD kelas I untuk imunisasi DT. Calon pengantin dan ibu hamil untuk imunisasi TT.

Reaksi yang timbul setelah imunisasi Keadaan-keadaan yang timbul setelah imunisasi berbeda pada masing-masing imunisasi seperti yang diuraikan di bawah ini. Semua bayi harus mendapat vaksin BCG agar terlindung dari tuberkulosis TB berat dan radang otak akibat TB.

Sesuai dengan jadwal imunisasi rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia IDAI yang terbaru imunisasi BCG sebaiknya diberikan segera setelah bayi lahir atau segera mungkin sebelum bayi berumur satu bulan. Imunisasi BCG merupakan salah satu imunisasi yang wajib diberikan pada bayi.

Fungsinya untuk mencegah penyakit tuberculosis atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan TB atau TBC. BCG merupakan kepanjangan dari Bacillus Calmette-Guérin.

Pemberian imunisasi BCG pada bayi di Indonesia dianjurkan diberikan saat bayi berusia 1-2 bulan. Vaksin BCG atau Bacillus CalmetteGuérin adalah vaksin yang diberikan untuk melindungi diri terhadap tuberkulosis TB yaitu penyakit infeksi yang terutama menyerang paru-paru.

Bayi yang baru lahir hingga berusia dua bulan adalah kelompok usia yang paling efektif untuk menerima vaksin ini. Orang dewasa juga diperbolehkan menerima vaksin BCG jika belum diberikan semasa anak-anak.

Mengenai cakupan imunisasi data Kementerian Kesehatan menyebutkan sekitar 91 bayi di Indonesia pada tahun 2017 telah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Angka ini masih sedikit di bawah target renstra rencana strategis tahun 2017 yaitu sebesar 92 persen.

Demam dan bayi tidak nyaman Bayi akan menjadi rewel jika kondisi tubuhnya tidak nyaman bayi bisa mengalami demam yang cukup tinggi sebagai efek samping dari imunisasi BCG dan dapat mencapai hingga 40 derajat celcius Bayi akan menangis hingga 3 jam lamanya demam bayi tergantung pada daya tahan tubuh dari masing-masing bayi maka dari itu sebelum melakukan imunisasi periksalah kondisi tubuh. Dimana balita yang berusia antara 1-2 tahun harus mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap.

Imunisasi dasar yang mesti diikuti terdiri dari hepatitis B Polio DPT BCG serta campak. Gunanya vaksin BCG untuk bayi adalah mencegah terserang penyakit tuberkulosis atau yang dikenal dengan nama TBC.

Pemberian vaksin BCG hanya satu kali ketika anak baru dilahirkan sampai ia berusia dua bulan. Efek samping vaksin ini bisa menimbulkan bisul pada bekas suntikan.

Biasanya muncul selama 2-6 minggu setelah suntik BCG. Bayi yang diberikan imunisasi BCG setelah usia 3 bulan maka ia harus melakukan tes tuberkulin terlebih dulu.

Tes tuberkulin dilakukan dengan cara menyuntik protein kuman TB antigen pada lapisan kulit lengan atas. Kulit akan bereaksi terhadap antigen bila sudah pernah terpapar kuman TB.

Pada saat lahir hingga usia 3 bulan Pada saat lahir bayi hingga memasuki usia 3 bulan bayi akan diberikan imunisasi BCG Bacillus Calmette Guerin. Tujuan dari diberikan imunisai BCG ini yaitu untuk melindungi bayi dari tuberculosis atau yang lebih dikenal dengan TB.

TB merupakan jenis penyakit yang dapat menyerang bagian paru-paru. Vaksin BCG.

Sebaiknya diberikan segera setelah lahir atau segera mungkin sebelum bayi berumur 1 bulan. Bila berumur 3 bulan atau lebih BCG diberikan bila uji tuberkulin negatif.

Bila uji tuberkulin tidak tersedia BCG dapat diberikan. Bila timbul reaksi lokal cepat pada minggu pertama dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk diagnosis.

Pemberian imunisasi dasar sejak lahir untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit wajib dilakukan kepada semua orang terutama bayi dan anak Maryunami 2010. Imunisasi dasar lengkap yang terdiri dari Hepatitis B BCG DPT-HB-Hib polio dan campak wajib didapatkan oleh setiap bayi usia 011 bulan.

Imunisasi BCG untuk Bayi Apa Efek Sampingnya. Apa saja efek samping vaksin BCG pada bayi.

Kalau timbul bisul setelah imunsasi. Bagaimana kalau justru tidak ada bisul.

Yuk pahami semuanya di sini. Apa saja efek samping vaksin BCG pada bayi.

Kalau timbul bisul setelah imunsasi.

www.academia.edu